Pages

Saturday, August 19, 2006

hayo ngakuu.. siapa yang pernah jilat batre?

Di sebuah minggu pagi yang cerah, gue sarapan bubur ayam bareng Eriq, Bayu dan Putra.
Selesai makan, Eriq beraksi menjepret2kan kamera pohonnya. Abis itu gue
lupa untuk tujuan apa, Eriq membuka-buka tempat batre kameranya. Kalo
nggak salah dia mau ngasih liat bentuk batre yang dipake oleh kamera
tsb. Tiba-tiba dia teriak, "Adooow..!!"

"Kenapa riq?"

"Kesetrum batre," jawabnya.

"Gue baru tau, batre kecil gitu bisa nyetrum juga ya?"

"Ya iyalah, asal lo pegang 2 plat logamnya ini, dia nyetrum."

"Oo.."

Berikutnya Eriq mengajukan pertanyaan spektakuler, "Emangnya dulu waktu kecil nggak pernah njilat batre 9 volt ya?" seolah-olah menjilat batre adalah kegiatan yang lazim dilakukan anak2 seperti main gundu atau layangan.

"Ya enggak lah, ngapain juga jilat2 batre, kaya nggak ada kegiatan lain
yang lebih menarik aja! Gue rasa cuma elu doang riq anak kecil yang
suka jilat batre."

Tak disangka tak dinyana, Bayu nyeletuk dengan kalem: "gue juga pernah..."

Sedangkan Putra mengaku belum pernah jilat batre.



Pertanyaannya sekarang: hayoo... siapa lagi pernah kesetrum krn jilat batre 9 vol? Silakan isi pollingnya ya!





Gambar batre dari sini.





Sunday, August 13, 2006

Ujian cinta

kalo kata dongeng,



Ujian Cinta adalah...



...mendaki gunung tertinggi;



...mengarungi samudera luas;



...melintasi belantara;



...mengalahkan naga api yang ganas...




kalo kata gue,



Ujian Cinta
adalah...



...mampu tawakkal saat istri
menggoreng usus sapi yang baunya ajaib - semerbak ke seluruh penjuru rumah
sehingga bikin migren di sebuah Minggu sore yang cerah, sementara sang suami
sama sekali nggak doyan usus sapi.




*posting singkat seorang suami yang lagi kebauan*




Sunday, August 06, 2006

Penemuan hari ini... obat darurat kalo kepatil lele

Satu lagi penemuan yang gue peroleh dari acara ngerokok bareng di
tangga. Hm... pikir2, dinilai dari banyaknya pengetahuan umum yang gue
dapet, kegiatan ini nyaris positif, ya?



Salah satu anggota gang tangga bernama Mas Gimin. Mas Gimin ini
menghabiskan masa kecil hingga SMA di desa, sehingga punya segudang
pengalaman menarik soal interaksi dengan alam. Dia suka sharing tips n
trik juga, salah satunya adalah tips mengatasi patil lele.



Berdasarkan pengalaman Mas Gimin, yang mendapatkan pengetahuan ini
secara turun temurun, obat paling mujarab untuk mengatasi patil lele
adalah lapisan atas lidah kita sendiri!
Jadi, begitu kena patil, segera kerok sedikit bagian atas lidah kita
(yang warnanya putih) dan bubuhkan di atas luka patil tersebut. Niscaya
luka nggak akan meradang.



Mengenai alat pengeroknya bisa menggunakan bilah bambu yang tajam.
Jangan tanya gimana teknisnya, karena gue denger ide mengerok lidah
dengan benda tajam aja udah ngilu.



Dan oh iya, menurut Mas Gimin, makin kecil lelenya, makin kuat racun
patilnya. Jadi pesan moralnya, jangan anggap remeh yang kecil-kecil,
terutama bila itu adalah lele.



Semoga bermanfaat.





Tuesday, August 01, 2006

maju terus pantang mundur

masih penasaran nih dengan feature auto-crossposting di MP! Kenapa masih gagal terus, yak?