Pages

Wednesday, July 04, 2012

[2012-024] Kenapa harus pake 'he he he' sih?

Malam ini iseng-iseng mampir ke Cali Deli, nostalgia tempat jajanan waktu tinggalnya masih nebeng nyokap. Di sana ada tumpukan majalah yang bisa dibaca di tempat. Ida ambil beberapa, salah satunya Cita Cinta edisi Mei 2012 ini.

cover majalah

Sampe akhirnya nemu artikel ini:

judul artikel

Intinya artikel ini ngebahas tentang kenapa banyak cewek tertarik sama pria bule. Ada hasil surveynya juga, seperti ini:

survey 1

Berikutnya survey tentang mengapa cewek Indonesia tertarik dengan pria bule:

survey 2

Tunggu sebentar... ada yang aneh...

hehehe?

Kenapa di akhirnya harus ada 'he he he' ya?

Maksud gue: ini kan hasil survey ya. Lu ambil survey manapun, lu tambahin 'he he he' di belakangnya, maka orang akan bertanya-tanya. Coba deh bandingkan antara ini:


Kandidat cagub DKI incumbent Fauzi Bowo dan Nahrowi Ramli (Foke-Nara) unggul dengan 43,3% suara.

...dengan ini:


Kandidat cagub DKI incumbent Fauzi Bowo dan Nahrowi Ramli (Foke-Nara) unggul dengan 43,3% suara, he he he

Lu akan bertanya-tanya, kan? Ini maksudnya apa? Apakah...


1. surveynya nggak akurat?

Jadi 'he he he' di sini berarti "Bohong ding, bukan 3% yang mau memperbaiki keturunan, tapi 90%"


2. mencoba menetralkan pernyataan yang kemungkinan akan menyinggung?

Ini biasanya kalo lagi timpal-timpalan di blog atau di twitter. Orang suka menambahkan 'he he he' kalo abis ngomong sesuatu yang rada kurang ajar, misalnya:

"Tulisan lu kok garing banget bro, he he he"

Itu artinya: "Tulisan lu serius garing, tapi gue takut dimarahin sama elu jadi gue bikin seolah-olah bercanda."

Atau kalo udah mulai panas, debat, twitwar, biasanya pihak yang mulai merasa kalah posisi menambahkan 'he he he':

"Yah tapi itu sekedar pendapat gue aja ya, he he he"

Kalo memang takut hasil surveynya menyinggung pembaca, kenapa dimuat?


3. puas?

'He he he' bisa juga berarti "Tuh kan gue bilang juga apa, bener kan pendapat gue!"


4. ngeledek?

Dengan kata lain, 'he he he' berarti "kasian deh lu, jelek amat jadi orang sampe merasa perlu memperbaiki keturunan."


Sungguh 'he he he' yang kontroversial, ya.

He he he.

2 comments: